Post on Januari 19th, 2010
by enalt
Penggunaan telunjuk bisa berarti simbolisasi kekuasaaan bagi untuk memerintahkan sesuatu yang berkenaan dengan tugas keseharian dimanapun kita beraktifitas. di percaya untuk di tunjuk oleh sebuah empunya telunjuk kadang menjadi sebuah kebanggaan tersendiri, khususnya bagi setiap individu yang memang ingin beraktualisasi dengan baik.yang menjadi persoalan kemudian adalah meratakah alokasi telunjuk itu untuk meggerakkan sumber daya yang ada.mungkinkah ada sedikit ruang di alam pikir kita dan sedikit pencerahan bahwa tak bijak rasanya mengabaikan kevakuman bagi yang lainnya.bagaimanapun kejenuhan itu akan datang ketika kuasa telunjuk bertubi-tubi menghantam pada titik yang sama, sementara di sudut yang lain riak-riak kecil mengharapkan kepercayaan untuk melaksanakan sesuatu yang berarti .@ catatan kecil dari apa yang saya lihat dan saya rasakan …
Category
Tak Berkategori
|
No Comments →
Post on Agustus 5th, 2009
by enalt
Kadang kita memilih menghabiskan waktu bersama seseorang…seseorang itu bisa dalam tanda kutip
tapi kok pikiran kita justru menuju ke orang yang lain…,orang lain di dalam ubun-ubun kita bisa jadi
pada titik ini..peran bersandirawa itu sepertinya sangat2 dibutuhkan…sebagai penguatan diri bak bermain petak umpet lalu bersembunyi di dalam kamar tanpa dinding…Wah..gawat!
kadangkala pula kita berkata dengan penuh antusiasme kepada seseorang,..seseorang bisa dalam tanda kurung..
padahal penekanan kata-kata yang kita ucapkan lemah..
pada titik ini.. sikap bohong kita mulai terbaca..
Alhasil..situasi dan kondisi yang kita dapati dan terjadi berulang-ulang seperti ini..
membuahkan kemuakan yang tentu tak menghasilkan kemanisan seperti jus jeruk manis yang selalu SETIA menemaniku menggoreskan kata-kata yang tak berkekuatan ini….
Category
Tak Berkategori
|
8 Comments →